Blog

  • Kapolres Binjai Gencarkan OSN, 12 Lokasi Diduga Sarang Narkoba Ditindak

    Kapolres Binjai Gencarkan OSN, 12 Lokasi Diduga Sarang Narkoba Ditindak

    Laporan Nusantara – Binjai // 

    Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., terus mendukung program prioritas Kapolri dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Melalui Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba), Polres Binjai bersinergi dengan Badan Narkotika Nasional Kota Binjai (BNNK) melaksanakan Operasi Sarang Narkoba (OSN) di 12 lokasi berbeda pada 9–21 Oktober 2026.

    Adapun 12 TKP yang dilakukan OSN yaitu, Kecamatan Binjai Utara 3 Lokasi, Kecamatan Selesai 3 Lokasi, Kecamatan Binjai Selatan 1 Lokasi, Kecamatan Sei Bingai 2 Lokasi, Kecamatan Binjai Kota 2 lokasi dan Binjai Timur 1 Lokasi.

    Kasat Resnarkoba Polres Binjai AKP Ismail Pane, S.H., M.H., menjelaskan bahwa operasi tersebut menyasar sejumlah barak atau gubuk yang diduga menjadi tempat penyalahgunaan dan peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Binjai serta beberapa lokasi di Kabupaten Langkat.

    [irp posts=”2690″ ]

    Dari 12 lokasi yang ditindak, petugas gabungan merobohkan dan membakar 10 gubuk. Petugas juga mengamankan satu orang laki-laki inisial *PS (48)* yang diduga sebagai pengedar dengan barang bukti, 14 paket narkotika jenis ganja dibalut kertas dengan berat Britto 123,3 Grr.dan dua orang yang diduga sebagai pengguna narkotika, beserta sejumlah barang bukti.

    Adapun barang bukti yang ditemukan meliputi 34 plastik klip transparan, 38 pipet skop, tujuh korek api, 18 alat hisap sabu atau bong, serta dua kaca pirek.

    “Operasi ini merupakan bentuk komitmen Polres Binjai bersama BNNK dalam menindak lokasi yang diduga menjadi tempat penyalahgunaan dan peredaran narkotika. Kegiatan akan terus dilakukan sebagai upaya menciptakan lingkungan yang aman dan melindungi masyarakat dari bahaya narkoba,” tegas AKP Ismail Pane.

    Kapolres Binjai menegaskan bahwa upaya pemberantasan narkoba membutuhkan kerja sama aparat penegak hukum dan partisipasi masyarakat. Informasi dari masyarakat sangat penting untuk membantu petugas menindaklanjuti dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika,” ujanya

    Polres Binjai mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan informasi terkait narkoba melalui saluran resmi kepolisian. Sinergi antara aparat dan masyarakat diharapkan dapat mempersempit ruang gerak peredaran narkoba serta mewujudkan lingkungan yang lebih aman, sehat, dan bebas narkoba,” terang AKBP Bimo Moernanda. (Rafika)

  • Apel Kebangsaan Hari Santri 2026, NU Sumut Teguhkan Cinta Tanah Air

    Apel Kebangsaan Hari Santri 2026, NU Sumut Teguhkan Cinta Tanah Air

    Laporan Nusantara – Medan // 

    Lebih dari 500 peserta mengikuti Apel Kebangsaan Badan Otonom Nahdlatul Ulama (NU) se-Sumatera Utara dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026

    di halaman Kampus Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Utara (UNUSU), Jalan Abdul Manaf, Helvetia, Medan, Kamis (22/10/2026).

    Apel yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dipimpin Ketua PWNU Sumatera Utara, KH Marahalim Harahap, selaku pembina upacara. Peserta terdiri dari jajaran PWNU, Muslimat NU, Fatayat NU, GP Ansor, IPNU, IPPNU, PMII, civitas akademika UNUSU, serta guru dan siswa sekolah di lingkungan NU.

    Rangkaian kegiatan meliputi pengibaran bendera Merah Putih, pembacaan Resolusi Jihad, amanat pembina upacara, dan doa bersama untuk mengenang perjuangan ulama dan santri dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

    [irp posts=”2463″ ]

    Dalam amanatnya, KH Marahalim Harahap menegaskan bahwa Hari Santri menjadi momentum bagi generasi muda untuk memperkuat keimanan, akhlak, semangat kebangsaan, dan kesiapan menghadapi tantangan zaman.

    “Apel peringatan Hari Santri ini harus menjadi momentum bagi para santri untuk terus mematangkan dan menyiapkan diri sebagai bagian penting dalam mengisi kemerdekaan serta menjaga kedaulatan NKRI,” ujarnya.

    Ia juga menekankan pentingnya prinsip hubbul wathan minal iman, yakni cinta Tanah Air sebagai bagian dari iman, yang terus ditanamkan dalam pendidikan pesantren.

    Marahalim berharap santri mampu meneladani perjuangan ulama terdahulu dengan menjadi generasi berilmu, berakhlak mulia, serta berperan aktif menjaga persatuan dan keutuhan NKRI.

    Menurutnya, NU akan terus berkontribusi dalam kehidupan keagamaan, pendidikan, dan pembangunan bangsa.

    Kegiatan ditutup dengan ramah tamah bersama pengurus NU, badan otonom, civitas akademika UNUSU, guru, dan peserta. Peringatan ini diharapkan memperkuat semangat santri untuk mengabdi kepada agama, bangsa, dan negara. (Rafika)

  • Zainul Anwar Ajak Generasi Muda Medan Hidup Sehat dan Jauhi Narkoba

    Zainul Anwar Ajak Generasi Muda Medan Hidup Sehat dan Jauhi Narkoba

    Laporan Nusantara – Medan // 

    Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Medan, Zainul Anwar, SM, mengajak generasi muda untuk menerapkan pola hidup sehat, menjaga diri dari pergaulan negatif, serta menjauhi penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak masa depan.

    Ajakan tersebut disampaikannya dalam pernyataan pers di Zsafa Kupi, Jalan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia, Kamis (22/10/2026). Ia menegaskan bahwa narkoba merupakan ancaman serius bagi kesehatan, mental, pendidikan, dan masa depan generasi muda.

    “Generasi muda harus berani mengatakan tidak terhadap narkoba. Jangan sampai masa depan yang cerah hancur

    hanya karena salah memilih pergaulan. Jaga diri, jaga kesehatan, dan fokuslah meraih cita-cita,” tegas Zainul.

    [irp posts=”2567″ ]

    Menurutnya, upaya mencegah penyalahgunaan narkoba harus dimulai dari diri sendiri, keluarga, lingkungan pendidikan, dan masyarakat. Anak muda perlu mengisi waktu dengan kegiatan positif, seperti berolahraga, memperdalam ilmu pengetahuan, mengikuti kegiatan keagamaan, serta aktif dalam organisasi sosial dan kepemudaan.

    Ia juga mengingatkan agar generasi muda tidak mudah terpengaruh ajakan teman untuk mencoba narkoba, meskipun hanya sekali. Berani menolak ajakan negatif merupakan bentuk kepedulian terhadap diri sendiri dan orang-orang yang menyayangi mereka.

    “Pilihlah teman yang membawa pengaruh baik. Kalau ada teman yang mengajak menggunakan narkoba, jangan takut menolak. Lebih baik kehilangan pergaulan yang buruk daripada kehilangan masa depan,” ujarnya.

    Zainul turut mengapresiasi langkah tegas Polri dalam memberantas peredaran narkoba di Kota Medan. Namun, ia berharap upaya tersebut dilakukan secara konsisten, profesional, dan berkelanjutan, serta didukung oleh BNN, TNI, pemerintah, keluarga, dan seluruh elemen masyarakat.

    Ia menilai, pemberantasan narkoba tidak cukup hanya melalui penindakan hukum, tetapi juga harus disertai edukasi, pencegahan sejak dini, pendampingan keluarga, serta rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan narkoba sesuai ketentuan yang berlaku.

    “Jangan hanya mengandalkan aparat. Orang tua harus mengawasi dan membimbing anak-anaknya, sekolah memberikan edukasi, dan masyarakat ikut menjaga lingkungan. Jika ada yang terjerat narkoba, bantu mencari pertolongan yang tepat agar mereka bisa pulih dan memperbaiki masa depannya,” tambahnya.

    Zainul berharap generasi muda Kota Medan tumbuh menjadi generasi yang sehat, berprestasi, berakhlak baik, dan bebas dari narkoba sehingga mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah. Jaga diri, jauhi narkoba, pilih pergaulan yang sehat, dan raih masa depan dengan prestasi,” pungkasnya. (Rafika)

  • Kapolda Sumsel Terima Audiensi Dirut PT Bukit Asam, Perkuat Sinergi dan Koordinasi Antarinstansi

    Kapolda Sumsel Terima Audiensi Dirut PT Bukit Asam, Perkuat Sinergi dan Koordinasi Antarinstansi

    Laporan Nusantara – Sumsel //

    Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P., menerima audiensi Direktur Utama PT Bukit Asam, Letjen TNI (Purn.) Bambang Ismawan, beserta rombongan di Ruang Delegasi Lantai 2 Gedung Presisi Mapolda Sumsel, Rabu (21/10/2026) pukul 15.00 WIB.

    Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan kelembagaan serta membangun komunikasi dan koordinasi antara Polda Sumsel dengan PT Bukit Asam sebagai salah satu perusahaan yang memiliki peran penting dalam sektor pertambangan dan perekonomian di Sumatera Selatan.

    Dalam audiensi tersebut, Direktur Utama PT Bukit Asam hadir bersama sejumlah jajaran direksi dan pejabat perusahaan. Rombongan terdiri dari Direktur Operasi Ilham Yacob, Direktur Sumber Daya Manusia dan Transformasi Korporasi Hennita Sitepu, Division Head Legal Zulfikar Azhar, General Manager Kertapati Ichsan Aprideni, General Manager Tanjung Enim Satria Wirawan, serta Corporate Secretary Eko Prayitno.

    [irp posts=”2699″ ]

    Sementara itu, Kapolda Sumsel didampingi sejumlah pejabat utama Polda Sumsel, yakni Dirpamobvit Kombes Pol. Michael Ken Lingga, S.I.K., M.H., Ditreskrimum Kombes Pol. Johannes Bangun, S.Sos., S.I.K., M.H., Dirreskrimsus Kombes Pol. Ronni Bonic, S.H., S.I.K., M.H., serta Kabagkerma Roops Polda Sumsel AKBP Helda Prayitno, M.M.

    Kegiatan diawali dengan penerimaan Direktur Utama PT Bukit Asam beserta rombongan oleh Kapolda Sumsel. Selanjutnya, pihak perusahaan menyampaikan maksud dan tujuan audiensi, yang kemudian dilanjutkan dengan penyampaian dari Kapolda Sumsel serta diskusi bersama mengenai hal-hal yang menjadi perhatian kedua pihak.

    Pertemuan berlangsung dalam suasana terbuka dan penuh keakraban. Melalui forum tersebut, kedua institusi memiliki kesempatan untuk memperkuat komunikasi, bertukar pandangan, serta membangun pemahaman bersama mengenai pentingnya koordinasi dalam mendukung kelancaran kegiatan dan menjaga situasi keamanan yang kondusif.

    Sinergi antara kepolisian dan dunia usaha merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung iklim investasi dan pembangunan daerah. Koordinasi yang baik diharapkan dapat membantu menciptakan lingkungan usaha yang aman, tertib, serta mendukung keberlangsungan aktivitas ekonomi di wilayah Sumatera Selatan.

    Sebagai perusahaan yang bergerak di sektor pertambangan batu bara, PT Bukit Asam memiliki kegiatan operasional dan rantai distribusi yang melibatkan berbagai wilayah serta pemangku kepentingan. Oleh karena itu, komunikasi kelembagaan dengan aparat keamanan menjadi bagian penting dalam membangun hubungan kerja yang baik dan mendukung kelancaran aktivitas perusahaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

    Di sisi lain, Polda Sumsel terus menjalin komunikasi dengan berbagai pihak, termasuk instansi pemerintah, perusahaan, dan elemen masyarakat, sebagai bagian dari upaya membangun situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif. Hubungan kemitraan yang terjalin diharapkan dapat mendorong penyelesaian berbagai persoalan melalui koordinasi dan komunikasi yang konstruktif.

    Kehadiran jajaran pejabat utama Polda Sumsel dalam audiensi tersebut juga mencerminkan keterlibatan sejumlah fungsi kepolisian yang berkaitan dengan pengamanan objek vital, penegakan hukum, penanganan tindak pidana umum maupun khusus, serta kerja sama antarlembaga.

    Melalui pertemuan ini, diharapkan komunikasi antara Polda Sumsel dan PT Bukit Asam semakin erat sehingga berbagai hal yang berkaitan dengan keamanan, kepentingan perusahaan, dan kepentingan masyarakat dapat dikoordinasikan dengan baik.

    Setelah sesi diskusi, kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama sebagai dokumentasi pertemuan. Seluruh rangkaian audiensi berlangsung dengan tertib dan lancar.

    Audiensi Kapolda Sumsel dengan Direktur Utama PT Bukit Asam tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antarlembaga di Sumatera Selatan. Dengan komunikasi dan koordinasi yang berkesinambungan, kedua pihak diharapkan dapat terus membangun kerja sama yang positif dalam mendukung keamanan, kelancaran aktivitas usaha, serta pembangunan daerah.

    Polda Sumsel berkomitmen untuk terus membangun komunikasi dan kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan guna mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif bagi masyarakat serta dunia usaha di Sumatera Selatan. (LN-Indra

  • Perkuat Sinergi dan Kualitas SDM, Kepala Imigrasi Belawan Hadiri Silaturahmi Pengurus DPW Pendawa Sumut 2025–2030

    Perkuat Sinergi dan Kualitas SDM, Kepala Imigrasi Belawan Hadiri Silaturahmi Pengurus DPW Pendawa Sumut 2025–2030

    Laporan Nusantara – Medan //

    Semangat kebersamaan, kolaborasi, dan penguatan peran organisasi kemasyarakatan menjadi pesan utama dalam kegiatan perkenalan dan silaturahmi Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Pendawa Sumatera Utara periode 2025–2030. Kegiatan yang berlangsung di Aula Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sumatera Utara, Jalan Gatot Subroto, Medan, Minggu (18/10/2026), turut dihadiri Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan, Eko Yudis Parlin Rajagukguk.

    Kehadiran Kepala Kantor Imigrasi Belawan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antarlembaga sekaligus membangun komunikasi yang positif dengan berbagai elemen masyarakat. Sinergi yang kuat antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan diharapkan mampu membuka ruang kolaborasi yang produktif, mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

    Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan pembacaan doa, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya serta Mars Pendawa oleh Srikandi Kota Medan. Suasana kebersamaan semakin terasa saat pengurus baru DPW Pendawa Sumatera Utara periode 2025–2030 diperkenalkan, disusul pemberian ucapan selamat dan sesi foto bersama.

    [irp posts=”2662″ ]

    Ketua DPW Pendawa Sumatera Utara, Dr. Adlan, S.Pd., M.M., dalam sambutannya menegaskan bahwa amanah organisasi harus dijalankan dengan penuh integritas, tanggung jawab, dan komitmen. Ia berharap seluruh pengurus yang baru dapat bekerja secara optimal, menjaga kepercayaan yang diberikan, serta menghadirkan kontribusi positif bagi kemajuan organisasi dan masyarakat.

    Menurutnya, organisasi yang kuat tidak hanya dibangun melalui struktur kepengurusan, tetapi juga melalui kualitas sumber daya manusia, semangat pengabdian, dan kesediaan setiap anggota untuk terus belajar serta berkembang.

    Sementara itu, Ketua Umum PB Pendawa Indonesia, H. Ruslan, mengajak seluruh keluarga besar Pendawa Indonesia, khususnya di Sumatera Utara, untuk terus memelihara semangat kekeluargaan dan kebersamaan. Ia berharap kepengurusan yang baru dapat saling mendukung, memperkuat solidaritas, dan bergerak bersama dalam mewujudkan organisasi yang semakin maju, solid, serta mampu memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

    Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kepala Kesbangpol Medan, Dr. Mulyono, yang mewakili Gubernur Sumatera Utara. Ia menyampaikan apresiasi atas perkembangan Pendawa Sumatera Utara dan berharap seluruh pengurus serta anggota senantiasa menjaga kekompakan, membangun komunikasi yang baik, dan menyelaraskan langkah demi mendukung keberlanjutan organisasi.

    [irp posts=”2313″ ]

    Dalam keterangannya kepada awak media, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan, Eko Yudis Parlin Rajagukguk, menyampaikan bahwa kehadirannya merupakan bentuk partisipasi dalam kegiatan kemasyarakatan sekaligus langkah untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat sinergi antara instansi pemerintah dengan organisasi kemasyarakatan.

    Menurut Eko, hubungan yang harmonis menjadi fondasi penting dalam membangun komunikasi, memperluas kolaborasi, serta menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik. “Imigrasi senantiasa terbuka untuk membangun hubungan baik dan berkolaborasi secara positif dengan berbagai elemen masyarakat. Kami percaya, komunikasi yang terjalin dengan baik akan membuka peluang kerja sama yang bermanfaat, sekaligus memperkuat kedekatan antara institusi pemerintah dan masyarakat,” ujarnya.

    Ia menambahkan, penguatan sinergi lintas sektor juga menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan masyarakat yang produktif, inklusif, dan memiliki semangat untuk terus berkembang. Melalui interaksi dan kolaborasi yang berkelanjutan, setiap unsur masyarakat diharapkan dapat mengambil peran dalam meningkatkan kapasitas diri serta mendorong kemajuan bersama.

    Komitmen tersebut sejalan dengan semangat Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, melalui slogan “Imigrasi untuk Rakyat.” Bagi Imigrasi, pelayanan yang baik tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan tugas keimigrasian secara profesional, tetapi juga melalui sikap humanis, keterbukaan terhadap masyarakat, serta kesediaan membangun hubungan yang saling mendukung dengan berbagai pemangku kepentingan.

    “Kami berkomitmen untuk terus membangun hubungan yang harmonis dengan berbagai elemen masyarakat serta memberikan pelayanan keimigrasian yang profesional dan humanis. Melalui sinergi yang baik, kami berharap Imigrasi dapat semakin dekat dengan masyarakat,” tegas Eko.

    Partisipasi Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan dalam kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata upaya memperkuat hubungan dengan masyarakat dan pemangku kepentingan lintas sektor.

    Kolaborasi yang terbangun diharapkan tidak berhenti pada kegiatan silaturahmi, tetapi terus berkembang menjadi komunikasi yang produktif, pertukaran gagasan, serta kerja sama yang mendorong peningkatan kualitas SDM dan kontribusi sosial yang berkelanjutan.

    Dengan semangat kebersamaan, integritas, dan pengabdian, Imigrasi Belawan terus berupaya menghadirkan pelayanan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Sinergi yang kuat, SDM yang berkualitas, dan pelayanan yang berintegritas merupakan fondasi penting untuk membangun kepercayaan publik serta mewujudkan Imigrasi yang semakin dekat dengan rakyat. (Rafika)

     

  • Gerebek Rumah di Tapian Dolok, Polres Simalungun Sita 1,99 Gram Sabu, Satu Orang Jadi Tersangka

    Gerebek Rumah di Tapian Dolok, Polres Simalungun Sita 1,99 Gram Sabu, Satu Orang Jadi Tersangka

    Laporan Nusantara – Simalungun //

    Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Simalungun, Polda Sumatera Utara, menggelar Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) melalui program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), Senin malam (19/10/2026). Dalam operasi yang menyasar kawasan Lingkungan VIII, Kelurahan Sinaksak, Kecamatan Tapian Dolok, petugas mengamankan tiga orang dan menyita barang bukti narkotika jenis sabu dengan berat bruto 1,99 gram.

    Dari tiga orang yang diamankan, satu orang berinisial Andri Wardan Lubis alias Gebo ditetapkan sebagai tersangka karena diduga berperan sebagai penjual narkotika. Sementara itu, dua orang lainnya menjalani asesmen oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk menentukan penanganan lebih lanjut berupa rehabilitasi.

    Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, saat dikonfirmasi Selasa (20/10/2026), menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian menekan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di wilayah Kabupaten Simalungun.

    [irp posts=”2693″ ]

    Menurutnya, pemberantasan narkoba membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk dukungan masyarakat dalam memberikan informasi kepada aparat penegak hukum.

    “Ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri melalui kegiatan yang berintegritas dan humanis dalam melayani masyarakat, bersama masyarakat, serta melindungi, mengayomi, dan melayani,” ujar Verry.

    Operasi yang dimulai sekitar pukul 19.00 WIB itu dilaksanakan atas arahan Kapolres Simalungun AKBP Dr. Hendri Nupia Dinka Barus, S.H., S.I.K., M.M., yang diwakili Kabag Ops AKP Tukkar Lungun Simamora, S.H., M.H. Kegiatan tersebut turut melibatkan Kasat Resnarkoba AKP Charles H. Nababan, S.H., serta Kanit II Satresnarkoba IPDA Horas Butarbutar, S.H.

    Personel yang diterjunkan terdiri atas lima anggota Satresnarkoba, empat personel Satsamapta, dua personel Provos, tiga personel BNN Kabupaten Simalungun, serta seorang kepala lingkungan setempat.

    [irp posts=”2633″ ]

    Sebelum operasi dimulai, seluruh personel mengikuti apel kesiapan untuk menerima arahan terkait pelaksanaan tugas, kewaspadaan, dan kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP).

    Dalam arahannya, Kapolres menekankan pentingnya keseriusan dan kerja sama seluruh personel dalam upaya pencegahan serta pemberantasan peredaran gelap narkotika. “Kegiatan ini merupakan wujud nyata pencegahan dan pemberantasan peredaran gelap narkotika. Mari bekerja sama agar kegiatan berhasil. Tetap waspada dan berhati-hati serta laksanakan tugas sesuai SOP,” kata Verry menyampaikan arahan Kapolres.

    Setelah apel, tim gabungan bergerak menuju lokasi sasaran di Lingkungan VIII, Kelurahan Sinaksak, Kecamatan Tapian Dolok. Dalam penggerebekan tersebut, petugas mengamankan dua laki-laki dewasa dan seorang perempuan dewasa.

    Ketiganya masing-masing diketahui bernama Andri Wardan Lubis alias Gebo (36), seorang wiraswasta; Ferdiansah alias Petet (24), wiraswasta; dan Clarizaniwa Indira alias Niwa (27), mahasiswi. Ketiganya merupakan warga di wilayah Kecamatan Tapian Dolok dan sekitarnya.

    Dari lokasi pertama, petugas menemukan dua bungkus plastik klip kecil yang diduga berisi sabu. Selain itu, polisi turut menyita satu kaca pirex kosong, enam sendok yang terbuat dari pipet plastik, satu mancis biru merek Tokai, satu alat isap sabu atau bong yang dibuat dari botol air mineral Le Minerale, serta satu unit telepon seluler Android merek Oppo berwarna biru.

    Dalam pemeriksaan awal, Andri mengaku masih menyimpan barang yang diduga narkotika di rumahnya. Ia juga menyebut memperoleh barang tersebut dari seseorang bernama Gones yang disebut tinggal di Jalan Ulakma Sinaga, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun.

    Berdasarkan keterangan itu, petugas kemudian melakukan pengembangan dengan menggeledah rumah Andri di Nagori Karang Bangun, Kecamatan Siantar.

    “Di kamar belakang rumah, petugas menemukan 15 paket plastik klip transparan berukuran kecil yang diduga berisi sabu,” ungkap Verry.

    Polisi selanjutnya bergerak untuk mengembangkan penyelidikan ke rumah seseorang bernama Gones yang disebut dalam pemeriksaan awal. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil.

    Total 17 Paket Sabu, Berat Bruto 1,99 Gram
    Dari rangkaian kegiatan dan penggeledahan di sejumlah lokasi, polisi mengamankan total 17 paket plastik klip kecil yang diduga berisi sabu dengan berat bruto keseluruhan mencapai 1,99 gram.

    Barang bukti lain yang turut diamankan meliputi satu sendok sabu berbahan pipet plastik, satu kotak elektrik saver, satu dompet panjang berwarna hitam, serta satu unit telepon seluler Android merek Infinix berwarna putih.

    Berdasarkan hasil penyelidikan yang disampaikan kepolisian, Andri Wardan Lubis ditetapkan sebagai tersangka karena diduga berperan sebagai penjual narkotika. Sementara Ferdiansah dan Clarizaniwa menjalani asesmen oleh BNN untuk menentukan rekomendasi penanganan, termasuk kemungkinan rehabilitasi sesuai hasil asesmen dan ketentuan yang berlaku.

    Meski demikian, proses hukum tetap harus berjalan sesuai prosedur. Status hukum setiap orang harus didasarkan pada alat bukti dan hasil pemeriksaan yang sah, dengan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.

    Selain melakukan penindakan, jajaran Polres Simalungun juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat melalui Kepala Lingkungan VIII, Kelurahan Sinaksak. Warga diminta menjauhi penyalahgunaan narkotika serta tidak terlibat dalam jaringan peredaran gelap narkoba.

    Masyarakat juga diimbau segera melaporkan kepada kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungan tempat tinggalnya.

    AKP Verry Purba menegaskan, pemberantasan narkoba tidak dapat hanya mengandalkan tindakan kepolisian. Peran keluarga, tokoh masyarakat, pemerintah setempat, dan seluruh elemen masyarakat dinilai penting untuk mencegah meluasnya penyalahgunaan narkotika. “Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat bersama Polri memerangi narkoba demi menyelamatkan generasi penerus bangsa,” pungkasnya.

    Melalui pelaksanaan KRYD dan P4GN tersebut, Polres Simalungun berharap pengawasan terhadap wilayah yang diduga rawan narkoba semakin diperkuat. Namun, keberhasilan pemberantasan narkotika tidak hanya diukur dari jumlah penggerebekan atau barang bukti yang disita, melainkan juga dari konsistensi penegakan hukum, pencegahan, rehabilitasi yang tepat, serta keterlibatan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bebas dari penyalahgunaan narkoba.(LN-Indra Pulungan)

  • Kopdar Kolaborasi Sunmori Karhel Bersama 8 Wilayah, Pererat Silaturahmi dan Matangkan Agenda Liburan ke Pantai Sinansal Tongging

    Kopdar Kolaborasi Sunmori Karhel Bersama 8 Wilayah, Pererat Silaturahmi dan Matangkan Agenda Liburan ke Pantai Sinansal Tongging

    Laporan Nusantara – Tembung //

    Kebersamaan bukan sekadar tentang berkumpul, melainkan tentang bagaimana sebuah pertemuan mampu mempererat persaudaraan, menumbuhkan rasa kekeluargaan, dan menghadirkan kerinduan untuk kembali bersama. Semangat inilah yang terasa dalam kegiatan kopdar kolaborasi Sunmori Karhel bersama delapan wilayah Sunmori yang berlangsung di Tito & Resto, Jalan Besar Tembung, Pasar 7, pada Minggu, 18 Oktober 2026.

    Kegiatan ini menjadi momentum istimewa bagi para ketua wilayah dan anggota untuk saling bersilaturahmi, memperkuat komunikasi, serta membangun kekompakan dan keharmonisan antarsesama anggota. Lebih dari sekadar pertemuan komunitas, kopdar ini menjadi ruang untuk merawat persaudaraan yang telah terjalin agar semakin erat dan terus tumbuh dari waktu ke waktu.

    Delapan wilayah Sunmori yang hadir dalam kegiaan tersebut, yakni Sunmori Karhel, Sunmori Tamora, Sunmori Binjai, Sunmori Tembung, Sunmori Asahan, Sunmori 3M1B, Sunmori Padang Bulan, serta Sunmori Johor Maimun Tuntungan.

    [irp posts=”1899″ ]

    Kehadiran perwakilan dari masing-masing wilayah menambah hangat suasana pertemuan. Canda, obrolan, dan semangat kebersamaan menjadi bagian dari momen yang mempertemukan banyak saudara dalam satu tujuan, yaitu menjaga silaturahmi dan membangun komunitas yang semakin solid.

    Selain menjadi ajang mempererat hubungan kekeluargaan, kopdar kolaborasi ini juga membahas persiapan agenda liburan bersama delapan wilayah Sunmori ke Pantai Sinansal, Tongging, yang direncanakan berlangsung pada Minggu, 8 November 2026. Agenda liburan kolaborasi tersebut telah dibentuk sejak Juli 2026. Dengan mengusung semangat kebersamaan lintas wilayah, kegiatan ini menargetkan keikutsertaan sebanyak 300 peserta.

    Target tersebut bukan hanya tentang jumlah anggota yang akan hadir, tetapi juga menjadi harapan untuk menghadirkan sebuah perjalanan penuh cerita, kebahagiaan, dan kenangan yang dapat dirasakan bersama. Melalui agenda ini, setiap wilayah diharapkan dapat saling mendukung, bekerja sama, dan mengambil bagian dalam menyukseskan kegiatan yang telah direncanakan.

    Persiapan yang dibahas dalam kopdar menjadi salah satu langkah penting agar agenda liburan nantinya dapat berjalan dengan baik. Koordinasi dan komunikasi antarpengurus serta anggota diharapkan terus terjaga, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat dipersiapkan dengan semangat gotong royong dan rasa tanggung jawab bersama.

    Ketua Sunmori Karhel, Reza Fauzan, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada seluruh wilayah yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan berkolaborasi dalam kegiatan tersebut. Ia berharap, pertemuan seperti ini tidak berhenti sebagai agenda sesaat, tetapi dapat terus dilaksanakan dan menjadi bagian dari perjalanan kebersamaan seluruh wilayah Sunmori.

    “Terima kasih kepada seluruh wilayah yang telah hadir dan meluangkan waktu untuk berkolaborasi bersama Sunmori Karhel. Semoga kegiatan positif seperti ini dapat terus kita jalankan ke depannya dengan lebih baik, sehingga silaturahmi semakin erat, kekompakan semakin kuat, dan rasa kekeluargaan di antara kita tetap terjaga,” demikian pesan yang disampaikan Reza Fauzan.

    Baginya, kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan seperti ini merupakan modal penting untuk menjaga hubungan baik antarkomunitas. Sebab, komunitas yang kuat bukan hanya terlihat ketika mengadakan kegiatan besar, tetapi juga dari kepedulian, komunikasi, dan kemauan setiap anggotanya untuk terus menjaga persaudaraan.

    Kopdar kolaborasi delapan wilayah Sunmori ini menjadi pengingat bahwa perbedaan wilayah bukanlah batas untuk menjalin kedekatan. Justru melalui pertemuan, komunikasi, dan kegiatan bersama, hubungan yang awalnya terjalin antarkomunitas dapat berkembang menjadi ikatan kekeluargaan yang lebih hangat.

    Harapannya, semangat kolaborasi ini terus terjaga, tidak hanya dalam agenda liburan ke Pantai Sinansal Tongging pada 8 November mendatang, tetapi juga dalam berbagai kegiatan positif lainnya di masa depan.

    Sebab, pada akhirnya, yang membuat sebuah perjalanan terasa istimewa bukan hanya tempat yang dituju, melainkan siapa saja yang berjalan bersama. Tawa yang dibagikan, cerita yang dikenang, dan persaudaraan yang terus dirawat akan menjadi bagian dari kenangan yang selalu dirindukan.

    Sunmori bukan sekadar tentang perjalanan di jalan raya, tetapi juga tentang perjalanan membangun persaudaraan. Sekali bertemu menjadi saudara, terus bersama dalam kebersamaan. Semoga kolaborasi delapan wilayah Sunmori semakin solid, semakin harmonis, dan sukses menyukseskan agenda liburan bersama dengan semangat kekeluargaan yang selalu terjaga. Salam satu aspal, salam silaturahmi, dan salam persaudaraan! (Rafika)

  • Polres Batu Bara Ringkus Dua Pengedar Narkoba, Sita Puluhan Pil Ekstasi dan Sabu

    Polres Batu Bara Ringkus Dua Pengedar Narkoba, Sita Puluhan Pil Ekstasi dan Sabu

    Laporan Nusantara – Batubara

    Satuan Reserse Narkoba Polres Batu Bara, Sumatera Utara, mengungkap dua kasus dugaan peredaran narkotika dalam operasi yang berlangsung pada Jumat (16/10/2026). Dalam pengungkapan tersebut, polisi menangkap dua pria berinisial RS (28) dan K (38), serta menyita 41 butir pil yang diduga ekstasi dan 35,20 gram sabu.

    Pengungkapan pertama dilakukan di Dusun Teratai, Desa Sipare-pare, Kecamatan Air Putih, sekitar pukul 01.55 WIB. Dari RS, yang berdomisili di Kabupaten Langkat, petugas menemukan 23 butir pil merah muda yang diduga ekstasi dengan berat bruto 8,88 gram. Polisi juga menyita dua plastik klip transparan dan satu unit telepon genggam merek Vivo.

    Berdasarkan hasil interogasi, RS mengaku memperoleh narkotika tersebut dari K. Polisi kemudian melakukan pengembangan hingga menangkap K di Dusun VIII, Desa Suko Rejo, Kecamatan Sei Balai, sekitar pukul 06.16 WIB pada hari yang sama.

    [irp posts=”2507″ ]

    Dari penangkapan kedua, polisi menyita sabu seberat bruto 35,20 gram dan 18 butir pil yang diduga ekstasi dengan berat bruto 6,92 gram. Petugas turut mengamankan plastik klip transparan dan satu unit telepon genggam merek Vivo.

    Secara keseluruhan, polisi menyita 41 butir pil yang diduga ekstasi dengan berat bruto 15,80 gram serta sabu seberat bruto 35,20 gram. Kedua perkara tersebut tercatat dalam laporan polisi bernomor LP/A/265/X/2026 dan LP/A/266/X/2026, tertanggal 16 Oktober 2026. Penyidik menerapkan sangkaan Pasal 609 ayat (2) huruf a UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto UU Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana. (LN-Indra P)

  • H. Ruslan, Jadikan Pendawa Rumah Persaudaraan, Hadir Membawa Manfaat bagi Masyarakat

    H. Ruslan, Jadikan Pendawa Rumah Persaudaraan, Hadir Membawa Manfaat bagi Masyarakat

    Laporan Nusantar – Medan //

    Persaudaraan bukan sekadar berkumpul, melainkan tentang kepedulian, ketulusan, dan kesediaan untuk hadir ketika sesama membutuhkan. Semangat inilah yang menjadi pesan Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Pendawa Indonesia, H. Ruslan, S.H., kepada Ketua DPW Pendawa Sumatera Utara, Dr. H. Adlan, S.Pd., M.M., beserta seluruh jajaran pengurus periode 2026–2030.

    Dalam momentum pelantikan dan silaturahmi pengurus di Aula Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Sumatera Utara, Medan, Minggu (18/10/2026), H. Ruslan menyampaikan ucapan selamat sekaligus harapan agar Pendawa Sumut semakin solid, maju, dan dekat di hati masyarakat. “Selamat dan sukses kepada Ketua DPW Pendawa Sumut beserta seluruh jajaran pengurus. Semoga amanah ini dijalankan dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, dan semangat pengabdian. Jadikan Pendawa sebagai rumah besar persaudaraan yang selalu hadir membawa manfaat bagi masyarakat,” pesannya.

    H. Ruslan menegaskan, kebesaran organisasi tidak hanya diukur dari banyaknya anggota atau meriahnya kegiatan, tetapi dari seberapa besar manfaat yang dirasakan masyarakat. Ia berharap pengurus mampu menjaga kekompakan, memperkuat komunikasi, serta mengesampingkan kepentingan pribadi demi kemajuan organisasi dan kepentingan bersama.

    “Pendawa jangan hanya besar dalam nama, tetapi besar dalam karya, kuat dalam persaudaraan, dan nyata dalam pengabdian. Di mana ada masyarakat yang membutuhkan, di situlah Pendawa harus hadir membawa kepedulian,” tegasnya.

    [irp posts=”2637″ ]

    Menurutnya, Pendawa juga harus menjadi perekat persatuan di tengah keberagaman Sumatera Utara dengan menjunjung tinggi toleransi, gotong royong, dan rasa hormat antarsesama.

    Sementara itu, Ketua DPW Pendawa Sumut, Dr. H. Adlan, S.Pd., M.M., menyatakan kesiapannya untuk memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke tingkat kabupaten/kota dan basis masyarakat.

    “Soliditas kepengurusan menjadi modal penting untuk menjalankan program organisasi serta memperluas peran Pendawa dalam kegiatan sosial kemasyarakatan,” ujar Adlan.

    Dukungan terhadap program Pendawa Sumut turut disampaikan perwakilan Gubernur Sumatera Utara melalui Bakesbangpol Sumut, Dr. Ir. Muliono, S.T., M.Si. Ia berharap Pendawa mampu menjaga nilai-nilai budaya, menghormati perbedaan, serta membangun kolaborasi positif bagi kemajuan daerah.

    Kegiatan tersebut diisi dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Pendawa oleh Srikandi Pendawa Kota Medan, serta penyerahan cendera mata sebagai bentuk penghargaan dan mempererat tali persaudaraan.

    Sejumlah tokoh dan undangan turut hadir dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Sumatera Utara tersebut. Di antaranya Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI, Eko Yudis Parlin Rajagukguk; Konsul Kehormatan Republik Korea Selatan, Dr. Parlindungan Purba, S.H., M.M.; perwakilan pengembangan UMKM wilayah Sumatera Utara, Binsar M. Simatupang, S.E., M.M.; AKBP Hartono, M.M., yang mewakili Kapolda Sumatera Utara; serta perwakilan Bakesbangpol Kota Medan, Andi Mario Siregar, AP, S.Sos., M.Sp.

    Kegiatan ini juga dihadiri jajaran pengurus DPC Pendawa dari berbagai daerah di Sumatera Utara, di antaranya Medan, Tebing Tinggi, Deli Serdang, Binjai, Mandailing Natal (Madina), dan Simalungun.

    Kehadiran para pengurus daerah menjadi wujud semangat kebersamaan untuk mempererat silaturahmi, memperkuat komunikasi, serta menyatukan langkah dalam menjalankan program organisasi.

    Melalui momentum ini, Pendawa Sumut diharapkan semakin solid dan mampu membangun sinergi dengan berbagai elemen masyarakat, sekaligus memperluas kontribusi dalam kegiatan sosial dan pengabdian kepada masyarakat.

    Memasuki periode 2026–2030, DPW Pendawa Sumut diharapkan mampu menghadirkan program yang menyentuh kebutuhan masyarakat, mulai dari kegiatan sosial, pemberdayaan UMKM, kepedulian terhadap sesama, hingga pelestarian budaya.

    Pada akhirnya, organisasi yang dicintai bukan hanya organisasi yang namanya dikenal luas, melainkan yang kehadirannya memberikan ketenangan, pertolongannya membawa harapan, dan kepeduliannya meninggalkan kesan mendalam.

    Sebab, persaudaraan sejati bukan hanya tentang berjalan bersama saat bahagia, tetapi juga tentang tetap hadir ketika saudara dan masyarakat membutuhkan.

    Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, Pendawa diharapkan terus tumbuh menjadi rumah persaudaraan yang terbuka, mengayomi, dan memberikan manfaat bagi semua. Pendawa Jaya! Pendawa Solid! Persaudaraan Tanpa Batas, Pengabdian Tanpa Henti! (Rafika)

  • Kabut Asap Ancam Kesehatan Pelajar, Disdik Sumut Berlakukan PJJ hingga 21 Oktober – Anak-Anak Terpaksa Belajar di Tengah Asap

    Kabut Asap Ancam Kesehatan Pelajar, Disdik Sumut Berlakukan PJJ hingga 21 Oktober – Anak-Anak Terpaksa Belajar di Tengah Asap

    Laporan Nusantara – Medan //

    Langit Medan yang biasanya biru kini kelam tertutup kabut asap. Bukan sekadar pemandangan yang hilang, tapi juga tawa ceria anak-anak di halaman sekolah. Dampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang semakin pekat memaksa ribuan pelajar di Sumatera Utara harus kembali belajar dari rumah.

    Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara (Disdik Sumut) akhirnya mengambil langkah pahit. Melalui Surat Edaran Nomor: 400.3/106/DISDIK/X/2026 yang ditandatangani Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara, Alexander Sinulingga, Kamis (15/10/2026), seluruh sekolah di Sumut diimbau menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) mulai 16 hingga 21 Oktober 2026.

    Keputusan ini merupakan tindak lanjut Instruksi Gubernur Sumatera Utara demi melindungi peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan dari bahaya paparan polusi udara yang kian mengkhawatirkan.

    [irp posts=”2608″ ]

    Kebijakan ini mencakup semua jenjang, mulai dari PAUD/TK, SD, SMP, hingga SMA/SMK dan SLB sederajat. Kelas-kelas yang biasanya ramai kini sunyi. Anak-anak yang seharusnya bermain dan belajar bersama teman-temannya, kini harus terkurung di dalam rumah, menatap layar gawai dengan latar belakang langit yang berasap.

    Selama PJJ, guru diimbau tidak membebani siswa dengan tugas berlebihan. Materi disampaikan secara proporsional melalui platform digital. Guru dan tenaga kependidikan pun diarahkan bekerja dari rumah (WFH).

    Disdik Sumut juga memohon peran orang tua untuk mengawasi anak-anak, memastikan mereka tetap belajar, dan yang paling penting, melarang mereka bermain di luar rumah selama udara masih beracun.

    [irp posts=”2424″ ]

    “Kami ingin anak-anak aman. Kesehatan mereka prioritas,” tulis dalam edaran tersebut. Namun di balik kalimat itu, tersirat keprihatinan mendalam atas kondisi yang memaksa generasi penerus bangsa kehilangan haknya untuk menghirup udara bersih dan belajar di sekolah.

    Kepala satuan pendidikan diwajibkan memantau pelaksanaan PJJ dan melapor secara berkala. Evaluasi akan terus dilakukan melihat indeks kualitas udara yang belum menunjukkan perbaikan.

    Menindaklanjuti edaran provinsi, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I (Medan – Deli Serdang), David Eltom Nainggolan, http://S.STP., http://M.SP., mengaku tengah menyiapkan edaran teknis untuk seluruh SMA/SMK/SLB negeri dan swasta.

    Sebelumnya kami sudah mengimbau pihak sekolah agar para siswa dan guru wajib menggunakan masker sebagai langkah antisipasi awal terhadap dampak asap kebakaran hutan, ujar David saat dikonfirmasi  Kamis malam (15/10/2026). “Malam ini sedang kami siapkan surat dari Cabang Dinas Wilayah I ke sekolah-sekolah. Pelaksanaan PJJ dijadwalkan berlangsung mulai tanggal 16 Oktober hingga 21 Oktober 2026,” ungkapnya.

    Kini, masyarakat hanya bisa berharap. Berharap hujan segera turun, asap segera hilang, dan tawa anak-anak kembali terdengar di halaman sekolah. Karena tidak ada yang lebih menyedihkan daripada melihat anak-anak kehilangan masa bermainnya karena ulah asap yang tidak pernah mereka buat. (Rafika)