Karnaval Nusantara APEKSI XVIII Medan Tetap Spektakuler Diguyur Hujan

- Penulis

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:15 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Foto : Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Ketua TP PKK Kota Airin tampil serasi mengenakan busana adat Melayu berwarna kuning,Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto busana Melayu berwarna hitam.

Foto : Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Ketua TP PKK Kota Airin tampil serasi mengenakan busana adat Melayu berwarna kuning,Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto busana Melayu berwarna hitam.

Laporan Nusantara – Medan //
Dalam gelaran Karnaval Nusantara Rakernas XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2026 dengan tajuk The Sparkling of Local Heroes and Culture Hujan yang mengguyur Kota Medan tidak menyurutkan semangat membara, Kamis (2/7/2026) malam. Karnaval yang diikuti delegasi dari 98 kota se-Indonesia itu melintasi rute Jalan Pemuda–Jalan Ahmad Yani (Kawasan Kesawan) hingga Lapangan Merdeka.
Di tengah cuaca tersebut , antusiasme masyarakat dan para peserta kontingen justru mencuri perhatian. Tidak ada satu pun peserta yang mundur dan makin semanggat, dan ribuan warga tetap bertahan di lokasi meskipun hujan ringan masih turun demi menyaksikan berbagai keindahan budaya Indonesia.
Diawali oleh Kota Semarang dan diakhiri oleh Kota Banjarmasin dan Kota Medan acara karnaval ini terbukti mampu menarik perhatian dan antusiame masyarakat untuk datang melihat hingga akhir acara.
Sebagai bagian dari acara Rakernas APEKSI XVIII, karnaval nusantara diselenggarakan dengan tujuan memperkenalkan keunikan budaya yang ada di setiap kota melalui kreativitas mereka dalam menampilkan tarian, busana atau kostum, dan atraksi sepanjang karnaval.
Kostum yang ditampilkan pun bukan hanya untuk memperindah penampilan, melainkan juga menjadi media ekspresi seni sekaligus pengenal budaya dan sejarah di baliknya. Kreativitas peserta pun seolah tak ada batasnya. Dari bahan sederhana hingga rumit bisa disulap menjadi busana yang maha karya menakjubkan.
Pada Karnaval Nusantara tersebut, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Ketua TP PKK Kota Medan Airin Rico Waas tampil serasi mengenakan busana adat Melayu berwarna kuning, sedangkan Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto mengenakan busana adat Melayu lengkap berwarna hitam. Ketiganya menyambut satu per satu kontingen peserta yang menampilkan beragam atraksi budaya dari daerah masing-masing.
Usai menyaksikan Karnaval Nusantara, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, mengungkapkan rasa kagum dan apresiasinya yang mendalam atas daya juang para peserta dan kesetiaan masyarakat yang hadir. Menurutnya, kegigihan anak-anak bangsa yang tetap tampil totalitas di bawah guyuran hujan adalah bukti nyata dari kecintaan yang mendalam terhadap budaya leluhur.
“Luar biasa! Kota-kota yang hadir membawa kontingen tidak ada yang pulang. Semuanya tetap mau tampil dan menunjukkan karyanya. Saya sangat mengapresiasi masyarakat yang meski hujan-hujanan tetap bertahan untuk menonton,” ujar Rico Waas dengan penuh semangat.
Rico Waas menambahkan bahwa karya budaya yang ditampilkan dalam karnaval ini bukan sekadar hiburan, melainkan sebuah mahakarya yang sudah selayaknya mendapat panggung di level global. “Kita lihat karya anak bangsa kita itu sangat luar biasa dan sangat layak untuk dipertontonkan di tingkat internasional. Kita harus berjuang untuk kebudayaan kita agar cagar budaya terus di lestarikan, itu adalah komitmen kita bersama,” tegasnya.
Apresiasi tinggi juga datang dari Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto, yang turut hadir menyaksikan langsung momentum magis tersebut. Mantan Wali Kota Bogor ini mengaku sangat terpesona dengan pertunjukan kolosal yang disuguhkan Kota Medan selaku tuan rumah.
“Saya ucapkan selamat dan terima kasih kepada Pak Wali Kota Medan yang telah menyuguhkan rangkaian acara yang sangat spektakuler. Walaupun hujan, mereka tidak bergeser sedikit pun. Tetap berada di posisinya masing-masing dan menyuguhkan tarian kolosal yang luar biasa, yang saya tahu proses latihannya pasti lama. Saya kagum, salut, dan sangat terpesona,” puji Bima yang mengikuti jalanya acara  walau di guyur hujan.
Lebih lanjut, Bima Arya menilai ketangguhan para peserta di tengah hujan merupakan cerminan dari soliditas dan sinergi yang kuat antar-kota di bawah naungan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi).
“Ini menggambarkan semangat kolaborasi dan sinergi dari Apeksi yang luar biasa. Terima kasih untuk seluruh kota-kota yang terlibat. Ini adalah simbol bahwa kota-kota di Indonesia terus bergerak maju dan siap berkolaborasi dalam kondisi apa pun dan di mana pun,” pungkas Wamendagri.
Tidak hanya dihadiri para Wali kota peserta Rakernas XVIII APEKSI dari 98 kota se-Indonesia, Karnaval Nusantara yang ditutup dengan penampilan tarian kolosal yang dibawakan oleh 300 penari anak ini juga dihadiri, Ketua APEKSI, Eri Cahyadi yang juga merupakan Wali Kota Surabaya, Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap Ketua DPRD Kota Medan Wong Chun Sen Tarigan, Sekretaris Daerah Kota Medan Wiriya Alrahman, Staf Ahli TP PKK Kota Medan Martinijal Zakiyuddin Harahap dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah. (LN/Diskominfo)
Follow WhatsApp Channel laporannusantara.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KRI Bung Karno-369 Dukung Kas Keliling BI, Perkuat Akses Rupiah bagi Masyarakat Kepulauan
Kodaeral I Koordinasikan Penanganan Tiga ABK Nelayan KM El Rayyan Tenggelam di Selat Malaka
OSN Berkelanjutan, Polsek Medan Tembung Pastikan Kawasan Bantaran Rel Kereta Api Bersih Dari Narkoba.
Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda Tegaskan Komitmen Berantas Narkoba, Barak di Tunggurono Dimusnahkan
Sat Resnarkoba Polres Simalungun Gerebek Warung di Cingkes, Sabu 4.54 Gram Disita
PB Pendawa Indonesia dan Bank Sumut Jalin Kerja Sama, Dorong UMKM Naik Kelas dan Go Digital
Kapolres Binjai laksanakan Jumat Keliling di Masjid An-Nur, Ajak Jemaah Jaga Kamtibmas
Jumat Barokah Polsek Medan Baru, 200 Bungkus Nasi Hadirkan Senyum dan Harapan bagi Masyarakat
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:27 WIB

KRI Bung Karno-369 Dukung Kas Keliling BI, Perkuat Akses Rupiah bagi Masyarakat Kepulauan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:43 WIB

Kodaeral I Koordinasikan Penanganan Tiga ABK Nelayan KM El Rayyan Tenggelam di Selat Malaka

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:08 WIB

OSN Berkelanjutan, Polsek Medan Tembung Pastikan Kawasan Bantaran Rel Kereta Api Bersih Dari Narkoba.

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:26 WIB

Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda Tegaskan Komitmen Berantas Narkoba, Barak di Tunggurono Dimusnahkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:32 WIB

PB Pendawa Indonesia dan Bank Sumut Jalin Kerja Sama, Dorong UMKM Naik Kelas dan Go Digital

Berita Terbaru