Kategori: Sumut

  • KRI Bung Karno-369 Dukung Kas Keliling BI, Perkuat Akses Rupiah bagi Masyarakat Kepulauan

    KRI Bung Karno-369 Dukung Kas Keliling BI, Perkuat Akses Rupiah bagi Masyarakat Kepulauan

    Laporan Nusantara – Belawan //

    Kehadiran negara di wilayah kepulauan tidak hanya diwujudkan melalui penjagaan keamanan laut, tetapi juga melalui dukungan nyata terhadap kebutuhan ekonomi masyarakat. Komitmen tersebut ditunjukkan Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) I dengan melepas KRI Bung Karno-369 untuk mendukung kegiatan Layanan Kas Keliling Bank Indonesia (BI) di Dermaga Markas Komando Kodaeral I, Belawan, Sumatera Utara, Selasa (27/10/2026).

    Pelayaran ini merupakan bagian dari sinergi TNI Angkatan Laut dan Bank Indonesia dalam mendukung kelancaran distribusi uang Rupiah, khususnya ke wilayah terdepan, terluar, dan terpencil (3T) di Provinsi Sumatera Utara dan sekitarnya.

    Melalui dukungan unsur KRI Bung Karno-369, pendistribusian uang Rupiah diharapkan dapat berlangsung dengan aman dan lancar, sekaligus menjangkau masyarakat kepulauan yang masih menghadapi keterbatasan akses terhadap layanan keuangan.

    [irp posts=”2782″ ]

    Kegiatan yang berlangsung pada 27 Oktober hingga 1 November 2026 tersebut menempuh rute pelayaran Belawan, Pulau Sembilan, Pulau Kampai, Pulau Pusong, Sabang, dan kembali ke Belawan. Rute ini menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan layanan kas agar ketersediaan uang Rupiah tetap terjaga hingga ke wilayah kepulauan.

    Bagi masyarakat di wilayah terpencil, ketersediaan uang tunai yang layak edar bukan sekadar kebutuhan transaksi, melainkan juga penopang aktivitas ekonomi sehari-hari. Uang Rupiah yang tersedia dalam jumlah memadai membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok, menjalankan perdagangan, serta mendukung kelancaran berbagai kegiatan usaha lokal.

    Karena itu, dukungan KRI Bung Karno-369 memiliki arti penting dalam memperlancar jangkauan layanan keuangan ke daerah yang sulit diakses melalui jalur transportasi biasa. Kehadiran unsur TNI AL juga mencerminkan pemanfaatan kekuatan maritim untuk mendukung program pemerintah yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

    Lebih dari sekadar misi pelayaran, kegiatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara TNI AL dan Bank Indonesia dalam menjaga kelancaran peredaran uang Rupiah di seluruh wilayah Indonesia. Sinergi tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa laut bukanlah penghalang untuk menghadirkan pelayanan, melainkan jalur penghubung yang memperkuat pemerataan pembangunan. Melalui dukungan ini, Kodaeral I terus memperkuat peran TNI Angkatan Laut sebagai garda terdepan di wilayah maritim, baik dalam menjaga keamanan laut maupun mendukung berbagai kegiatan strategis yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

    Diharapkan, pelaksanaan Layanan Kas Keliling BI melalui dukungan KRI Bung Karno-369 dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah yang disinggahi, sekaligus memperkuat pemerataan akses keuangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Sinergi TNI AL dan Bank Indonesia ini menjadi gambaran bahwa kehadiran negara harus dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat, termasuk mereka yang tinggal di pulau-pulau terluar. Dengan semangat pengabdian dan kerja sama, akses terhadap Rupiah diharapkan semakin merata sehingga roda perekonomian masyarakat kepulauan dapat terus bergerak. (RAFIKA)

  • Kodaeral I Koordinasikan Penanganan Tiga ABK Nelayan KM El Rayyan Tenggelam di Selat Malaka

    Kodaeral I Koordinasikan Penanganan Tiga ABK Nelayan KM El Rayyan Tenggelam di Selat Malaka

    Laporan Nusntara – Belawan //

    Kepedulian terhadap keselamatan nelayan kembali ditunjukkan Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) I melalui Pos TNI AL (Posal) Pantai Labu dengan bergerak cepat menindaklanjuti laporan kecelakaan laut yang menimpa KM El Rayyan, kapal nelayan tradisional asal Desa Paluh Sibaji, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Kapal tersebut dilaporkan tenggelam setelah bertabrakan dengan kapal ikan tuna berbendera Taiwan bernama Ching Kuo Yu Fa Hao di perairan Selat Malaka, sekitar wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia, dekat Pulau Dato/Pulau Jarak, Rabu (28/10/2026).

    Berdasarkan informasi awal yang diterima, KM El Rayyan bertolak melaut pada Sabtu (24/10/2026) untuk mencari ikan. Namun, pada Rabu dini hari sekitar pukul 01.00 WIB, kapal mengalami kerusakan mesin hingga terombang-ambing di tengah laut. Sekitar pukul 03.00 WIB, kapal tersebut dilaporkan bertabrakan dengan kapal ikan tuna Ching Kuo Yu Fa Hao hingga akhirnya tenggelam. Hujan deras, gangguan mesin, serta minimnya penerangan pada kapal nelayan diduga menjadi sejumlah faktor yang menyebabkan KM El Rayyan sulit terlihat oleh kapal lain.

    Laporan kejadian diterima Bintara Jaga Posal Pantai Labu, Serda Bah Agus Wibawanto, pada pukul 08.30 WIB dari pemilik kapal, Antoni. Sebelumnya, salah seorang anak buah kapal (ABK), Siid, telah menghubungi pemilik kapal melalui sambungan telepon sekitar pukul 06.30 WIB untuk menyampaikan informasi kecelakaan tersebut. Di tengah situasi darurat itu, tiga ABK KM El Rayyan dilaporkan berhasil diselamatkan oleh awak kapal ikan tuna yang terlibat dalam insiden tersebut. Informasi ini menjadi perkembangan awal yang penting dalam proses penanganan kejadian, sementara kondisi terkini para korban masih menunggu konfirmasi resmi.

    [irp posts=”2551″ ]

    Menindaklanjuti laporan tersebut, Posal Pantai Labu segera meneruskan informasi kepada komando atas serta melakukan koordinasi dengan Basarnas Belawan, Basarnas Kabupaten Deli Serdang, nakhoda KM El Rayyan, dan perwakilan awak kapal Ching Kuo Yu Fa Hao. Koordinasi lintas instansi tersebut dilakukan untuk mendukung penanganan kejadian, memastikan informasi mengenai para korban dapat diverifikasi, serta mempersiapkan langkah-langkah yang diperlukan dalam proses evakuasi dan penanganan lanjutan.

    Sebagai bentuk kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat di laut, Kodaeral I juga mengoordinasikan kesiapan unsur terdekat yang tergabung dalam Operasi Garuda Jaya 26, yakni KAL Viper, untuk mendukung proses evakuasi sesuai perkembangan situasi dan hasil koordinasi dengan instansi terkait.

    Kodaeral I terus memantau perkembangan kejadian dan memperkuat komunikasi dengan seluruh unsur yang terlibat agar penanganan dapat berjalan secara terkoordinasi. Keselamatan para nelayan menjadi perhatian utama dalam setiap langkah yang dilakukan, dengan tetap mempertimbangkan kondisi perairan dan kebutuhan operasi di lapangan. Peristiwa ini kembali menjadi pengingat akan besarnya risiko yang dihadapi para nelayan tradisional saat melaut, terutama ketika menghadapi cuaca buruk, gangguan teknis kapal, dan keterbatasan sarana keselamatan.

    Melalui respons Posal Pantai Labu dan koordinasi bersama instansi terkait, TNI Angkatan Laut menegaskan komitmennya untuk hadir dalam mendukung penanganan keadaan darurat di wilayah perairan serta membantu menjaga keselamatan masyarakat maritim. Informasi lebih lanjut mengenai kondisi terkini ketiga ABK, proses evakuasi, dan perkembangan penanganan insiden akan disampaikan setelah diperoleh konfirmasi resmi dari pihak terkait.

     

  • OSN Berkelanjutan, Polsek Medan Tembung Pastikan Kawasan Bantaran Rel Kereta Api Bersih Dari Narkoba.

    OSN Berkelanjutan, Polsek Medan Tembung Pastikan Kawasan Bantaran Rel Kereta Api Bersih Dari Narkoba.

    Laporan Nusantara – Tembung //

    Polsek Medan Tembung kembali melaksanakan Operasi Sarang Narkoba (OSN) di kawasan Bantaran Rel Kereta Api Tembung, Senin (25/10/2026).

    Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen berkelanjutan pihak kepolisian dalam menjaga wilayah tetap bersih dari peredaran dan penyalahgunaan narkoba yang merupakan program Quick Wins Kapolri.

    Personel yang diterjunkan melakukan pemantauan, pemeriksaan, dan pengawasan menyeluruh di titik-titik yang dinilai rawan. Langkah ini dilakukan secara rutin dan berulang agar kawasan tersebut tidak kembali dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

    [irp posts=”2380″ ]

    “Pengawasan tidak akan berhenti di sini. Kami akan terus berulang dan rutin melakukan pengecekan sampai masyarakat benar-benar merasa aman dan lokasi ini bersih sepenuhnya dari narkoba,” tegas Kanit Reskrim Iptu Parulian Sitanggang SH.

    Pihak kepolisian juga mengajak seluruh masyarakat untuk bekerja sama dan segera melaporkan Call Center 110 jika melihat aktivitas yang mencurigakan di lingkungan sekitar.

    Kerjasama antara kepolisian dan masyarakat sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. (LN – Indra P)

  • Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda Tegaskan Komitmen Berantas Narkoba, Barak di Tunggurono Dimusnahkan

    Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda Tegaskan Komitmen Berantas Narkoba, Barak di Tunggurono Dimusnahkan

    Laporan Nusantara – Binjai // 

    Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., terus berkomitmen memberantas peredaran narkoba melalui Operasi Sarang Narkoba (OSN) dan upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran

    Gelap Narkotika (P4GN).

    Senin (26/10/2026) pukul 16.00 WIB, Satresnarkoba Polres Binjai dipimpin AKP Ismail Pane, S.H., M.H., bersama BNN Kota Binjai menggelar operasi di Jalan Simpang Kantor, Kelurahan Tunggurono, Kecamatan Binjai Timur.

    Saat petugas melakukan penggerebekan terhadap lokasi yang diduga menjadi tempat penyalahgunaan narkoba, barak tersebut sudah dalam keadaan kosong. Petugas kemudian melakukan penyisiran dan menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkoba, yakni *1 alat hisap (bong), 2 bungkusan besar berisi plastik klip transparan kosong, 6 kaca pirex, 2 pipet sekop, dan 10 plastik klip transparan*,” terang AKP Ismail Pane.

    [irp posts=”2735″ ]

    Selanjutnya, bangunan yang diduga digunakan sebagai tempat penyalahgunaan narkoba tersebut dirobohkan dan dimusnahkan dengan cara dibakar oleh petugas gabungan,” ujar Kasat narkoba.

    Kapolres Binjai menegaskan, kegiatan OSN dan P4GN merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menekan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba, sekaligus menciptakan lingkungan yang aman dan melindungi masyarakat dari bahaya narkotika,” terangnya

    Polres Binjai mengajak masyarakat berperan aktif memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkoba di lingkungan masing-masing.

    Polres Binjai berkomitmen hadir untuk melindungi masyarakat dan mewujudkan wilayah yang aman serta bebas dari bahaya narkoba,” ujar AKBP Bimo Moernanda. (Rafika)

  • Sat Resnarkoba Polres Simalungun Gerebek Warung di Cingkes, Sabu 4.54 Gram Disita

    Sat Resnarkoba Polres Simalungun Gerebek Warung di Cingkes, Sabu 4.54 Gram Disita

    Lapora Nusantara –  P Siantar //

    Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Simalungun Polda Sumatera Utara berhasil membongkar dugaan peredaran narkotika jenis sabu di sebuah warung di Jalan Cingkes Kabanjahe, Huta IV, Nagori Cingkes, Kecamatan Dolok Silau, Kabupaten Simalungun, Rabu (22/10/2026) malam.Cari Peta Wilayah

    Dalam penggerebekan itu, petugasmenetapkan satu orang tersangka inisial MSS (30) warga Huta IV, Nagori Cingkes, Kecamatan Dolok Silau Kabupaten Simalungun.,Cari Program Rehab

    Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba, saat dikonfirmasi pada Senin malam (26/10/2026) sekitar pukul 21.24 WIB mengatakan penggerebekan tersebut dipimpin langsung Kasat Resnarkoba AKP Charles H. Nababan, dalam rangkaian Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dan serta upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

    [irp posts=”2730″ ]

    Ini wujud nyata Polres Simalungun yang berintegritas dan humanis dalam melayani masyarakat. Polisi bersama masyarakat, melindungi, mengayomi, dan melayani,” ujarnya.

    AKP very menjelaskan awalnya Rabu (22/10/2026) malam sekira pukul 22:22 WIB awalnya kasat resnarkoba AKP Charles H Nababan SH pimpin apel kesiapan yang di ikuti kanit 2 satresnarkoba ipda Horas Butar-Butar SH, 5 personel satresnarkoba , 4 personel sat samapta , 2 personel provos, dan personel BNNK Simalungun, dan seorang pangulu setempat.

    Usia apel, Kasat Resnarkoba memimpin penggerebekan di Warung Pido di Huta IV, Nagori Cingkes Kecamatan Dolok Silau. Kemudian tim gabungan tersebut seorang laki-laki dewasa berinisial MSS dan seorang perempuan dewasa berinisial KS br S (26) warga Desa Paranginan Selatan, Kecamatan Paranginan, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas).

    Lalu turut ditemukan barang bukti berupa 24 paket plastik klip kecil diduga berisi narkotika jenis sabu berat bruto 4,54 gram, 1 buah sendok sabu dari pipet plastik, 2 alat hisap sabu (bong), 2 dompet (cokelat dan hitam), 1 ponsel Vivo hijau tua, 1 ponsel Oppo silver, 2 bal plastik klip kosong, 3 mancis, serta uang hasil penjualan Rp790.000.

    Diinterogasi, Pelaku MSS mengaku sabu tersebut miliknya yang diperoleh dari seseorang yang tidak dikenalnya dan hanya berkomunikasi melalui telepon. Kontak tersebut diperkenalkan oleh teman-temannya. Setiap pemesanan sabu diletakkannya di dekat sebuah sekolah dasar. Kemudian keduanya bserta barang bukti dibawa keruangan Sat Resnarkoba Polres Simalungun.

    Setelah dilakukan gelar perkara ditetapkan MSS sebagai tersangka dan ditahan, sementara perempuan inisial KS br S diserahkan ke BNNK Simalungun untuk dilakukan assesmen menjalani rehabilitasi karena test urinenya positif sabu,” jelasnnya.

    Kasi Humas menambahkan, di TKP tersebut Kasat Resnarkoba juga menyampaikan imbauan melalui Pangulu Huta IV agar warga tidak terlibat peredaran narkoba dan diminta segera melapor kepada kepolisian apabila mengetahui adanya penyalahgunaan narkoba di lingkungan mereka.

    KRYD Sat Resnarkoba Polres Simalungun ini diharapkan dapat menekan peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Polres Simalungun. Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat bersama-sama memerangi narkoba demi melindungi generasi muda,”Pungkas AKP Verry. (LN- Indra P)

  • PB Pendawa Indonesia dan Bank Sumut Jalin Kerja Sama, Dorong UMKM Naik Kelas dan Go Digital

    PB Pendawa Indonesia dan Bank Sumut Jalin Kerja Sama, Dorong UMKM Naik Kelas dan Go Digital

    Laporan Nusantara – Medan //

    Kabar baik bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Penguatan ekonomi masyarakat terus mendapat perhatian melalui kolaborasi antara Pengurus Besar (PB) Pendawa Indonesia dan PT Bank Sumut yang ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepahaman untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing UMKM binaan Pendawa.

    Penandatanganan MoU tersebut berlangsung di Aula PT Bank Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan, Jumat (23/10/2026). Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam membuka peluang usaha yang lebih luas, memperkuat kemampuan pengelolaan bisnis, serta mendorong pelaku UMKM agar semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan digitalisasi. MoU ditandatangani langsung oleh Ketua Umum PB Pendawa Indonesia, H. Ruslan, SH, bersama Direktur Utama PT Bank Sumut yang diwakili oleh Pimpinan Divisi Funding and Wealth Management, Muhammad Sadli. 

    Dalam sambutannya, Muhammad Sadli menyambut baik terjalinnya kerja sama antara Bank Sumut dan PB Pendawa Indonesia. Menurutnya, pengembangan UMKM membutuhkan dukungan dan kolaborasi berbagai pihak agar pelaku usaha mampu tumbuh serta mengikuti perubahan zaman. “Kerja sama peningkatan UMKM ini kiranya dapat membawa perbaikan ekonomi bagi pelaku UMKM binaan Pendawa. Bank Sumut akan selalu bertransformasi untuk membuat pelaku UMKM lebih maju sesuai kemajuan zaman,” ujar Sadli. 

    [irp posts=”2662″ ]

    Ia berharap kolaborasi ini dapat memberikan manfaat nyata bagi para pelaku usaha, sehingga mereka tidak hanya mampu mempertahankan usahanya, tetapi juga memiliki kesempatan untuk berkembang, memperluas pasar, dan meningkatkan kesejahteraan keluarga. 

    Dukungan terhadap UMKM juga diharapkan dapat memperkuat semangat kewirausahaan masyarakat, terutama bagi mereka yang sedang merintis usaha dan ingin meningkatkan kualitas bisnisnya.

    Sementara itu, Ketua Umum PB Pendawa Indonesia, H. Ruslan, SH, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan Bank Sumut kepada UMKM binaan Pendawa. Ia menegaskan bahwa kerja sama tersebut harus dijaga dan dirawat dengan baik agar tidak berhenti sebatas kegiatan seremonial, tetapi benar-benar memberikan dampak positif bagi perkembangan usaha anggota. “Kerja sama yang kita lakukan ini bukan hanya seremonial, tapi harus kita sambut agar UMKM yang kita bina bisa berkembang ke depannya,” tegas Ruslan.

    [irp posts=”2637″ ]

    Menurutnya, pelaku UMKM harus terus meningkatkan kemampuan, berani berinovasi, serta terbuka terhadap perubahan. Dengan pendampingan, pengetahuan, dan akses yang tepat, UMKM diharapkan mampu menjadi usaha yang lebih kuat, mandiri, dan berdaya saing.

    Ruslan juga berharap sinergi antara Pendawa dan Bank Sumut dapat menjadi motivasi bagi para pelaku usaha untuk terus berjuang mengembangkan bisnisnya, meskipun menghadapi berbagai tantangan ekonomi. Sebelum penandatanganan MoU, para pelaku UMKM binaan PB Pendawa Indonesia terlebih dahulu mengikuti sosialisasi mengenai pentingnya digitalisasi UMKM.

    Kegiatan ini dipandu oleh tim Bank Sumut yang terdiri atas Rini Maulisa, Pimpinan Departemen Merchant dan E-Bisnis; Fahmiza Irsyaf, Pimpinan Departemen Funding Prioritas dan Korporasi; serta Eko Cahyadi, Pimpinan Departemen Pembiayaan Multi Guna. Sosialisasi tersebut menjadi kesempatan bagi para peserta untuk memperluas wawasan mengenai pentingnya mengikuti perkembangan teknologi dalam menjalankan usaha.

    Di tengah persaingan bisnis yang semakin dinamis, digitalisasi menjadi salah satu bekal penting bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan pelayanan, memperluas jangkauan pemasaran, serta membuka peluang transaksi yang lebih praktis dan efisien. Dengan pemahaman yang semakin baik, pelaku UMKM diharapkan dapat lebih percaya diri dalam memanfaatkan peluang ekonomi digital dan mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.

    Kegiatan ini disambut dengan antusiasme dan rasa syukur oleh para pelaku UMKM binaan Pendawa. Bagi mereka, kerja sama ini bukan sekadar penandatanganan dokumen, melainkan sebuah harapan baru untuk memperluas kesempatan, meningkatkan pendapatan, dan membawa usaha ke tingkat yang lebih tinggi.

    Dewi, salah seorang yang menyampaikan harapannya terhadap pengembangan UMKM, mengungkapkan kebahagiaannya atas terjalinnya kolaborasi tersebut. Ia berharap kerja sama ini dapat membantu para pelaku usaha meningkatkan taraf hidup sekaligus mewujudkan cita-cita yang selama ini diperjuangkan.

    Menjadi pengusaha sukses bukanlah perjalanan yang instan. Dibutuhkan kerja keras, kedisiplinan, kreativitas, kemampuan mengelola keuangan, serta keberanian untuk terus belajar. Karena itu, dukungan melalui kolaborasi dan edukasi seperti ini diharapkan dapat menjadi salah satu bekal penting bagi UMKM untuk terus bertumbuh.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua UMKM PB Pendawa Indonesia, Rendy Rugeri Lubis, S.Kom; Sekretaris Jenderal PB Pendawa Indonesia, Edy Rianto, SE; Humas PB Pendawa Indonesia, Dedi Setiawan; serta jajaran pengurus Pendawa dari berbagai wilayah. Kehadiran para pengurus dan pelaku UMKM menunjukkan besarnya perhatian terhadap upaya pengembangan usaha masyarakat melalui kolaborasi, pendampingan, dan peningkatan keterampilan.

    Kerja sama PB Pendawa Indonesia dan Bank Sumut diharapkan menjadi awal dari berbagai langkah nyata untuk membantu UMKM tumbuh lebih profesional, memanfaatkan teknologi digital, memperluas jaringan usaha, dan meningkatkan daya saing.

    Pada akhirnya, kemajuan UMKM bukan hanya tentang besarnya omzet atau berkembangnya sebuah bisnis. Lebih dari itu, UMKM yang tumbuh juga membawa harapan bagi keluarga, membuka peluang kerja, dan menggerakkan perekonomian masyarakat.

    Dengan semangat kebersamaan dan dukungan yang berkelanjutan, para pelaku UMKM binaan Pendawa diharapkan semakin berani bermimpi, tekun berusaha, dan melangkah maju dari usaha kecil menuju bisnis yang lebih besar, mandiri, dan membanggakan. UMKM naik kelas, ekonomi keluarga semakin kuat, dan cita-cita menjadi pengusaha sukses bukan lagi sekadar impian, tetapi tujuan yang terus diperjuangkan bersama. (Rafika)

  • Kapolres Binjai laksanakan Jumat Keliling di Masjid An-Nur, Ajak Jemaah Jaga Kamtibmas

    Kapolres Binjai laksanakan Jumat Keliling di Masjid An-Nur, Ajak Jemaah Jaga Kamtibmas

    Laporan Nusantara – Binjai //

    Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., melaksanakan kegiatan Jumat Keliling di Masjid An-Nur, Jalan Veteran, Kelurahan Tangsi, Kecamatan Binjai Kota, Jumat (23/10/2026).

    Kegiatan tersebut turut didampingi Wakapolres Binjai Kompol Sofyan Helmi Nst., S.H., M.H., serta para pejabat utama (PJU) Polres Binjai.

    Kegiatan diawali dengan pelaksanaan salat Jumat bersama sekitar 300 jemaah. Usai salat, Kapolres Binjai menyampaikan imbauan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kepada para jemaah yang hadir.

    Dalam penyampaiannya, Kapolres mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif, serta memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang tertib dan harmonis.

    [irp posts=”2690″ ]

    Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang memberikan kesempatan kepada jemaah untuk menyampaikan aspirasi dan pertanyaan terkait situasi kamtibmas. Kapolres Binjai menanggapi langsung dua pertanyaan yang disampaikan jemaah sebagai bentuk keterbukaan dan pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

    Melalui kegiatan Jumat Keliling ini, diharapkan hubungan silaturahmi dan kemitraan antara Polri, tokoh agama, serta masyarakat semakin erat. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 13.20 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. (Rafika)

  • Jumat Barokah Polsek Medan Baru, 200 Bungkus Nasi Hadirkan Senyum dan Harapan bagi Masyarakat

    Jumat Barokah Polsek Medan Baru, 200 Bungkus Nasi Hadirkan Senyum dan Harapan bagi Masyarakat

    Laporan Nusantara – Medan //

    Kepedulian tidak selalu harus diwujudkan dengan sesuatu yang besar. Terkadang, sebungkus nasi yang diberikan dengan tulus mampu menghadirkan kebahagiaan, menguatkan semangat, dan menjadi pengingat bahwa masih ada orang-orang yang peduli terhadap sesama.

    Semangat itulah yang tercermin dalam kegiatan Jumat Barokah yang dilaksanakan Kapolsek Medan Baru, Bambang Gunanti, SH, MH, bersama personel Polsek Medan Baru di Jalan Nibung Raya, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan, Jumat (23/10/2026).

    Sebanyak 200 bungkus nasi lengkap dengan lauk-pauk dibagikan kepada masyarakat, termasuk abang becak, petugas parkir, petugas kebersihan, serta warga yang beraktivitas di sekitar lokasi.

    [irp posts=”2699″ ]

    Bantuan tersebut disalurkan setelah salat Jumat melalui pengurus setempat, dengan melibatkan Panit II Binmas, personel lalu lintas, dan Bhabinkamtibmas Polsek Medan Baru.

    Sebungkus Nasi, Sejuta Makna Kepedulian

    Di balik aktivitas sehari-hari, ada banyak masyarakat yang harus bekerja keras sejak pagi demi memenuhi kebutuhan keluarga. Ada yang mengayuh becak, mengatur kendaraan, membersihkan lingkungan, hingga menghabiskan waktu berjam-jam di jalanan untuk mencari nafkah.

    Bagi mereka, perhatian sederhana seperti sebungkus nasi bukan sekadar makanan untuk mengisi perut. Lebih dari itu, ada pesan kemanusiaan yang tersampaikan: mereka tidak sendiri, dan perjuangan mereka tetap mendapat perhatian.

    [irp posts=”2699″ ]

    Senyum dan rasa syukur yang muncul dari penerima bantuan menjadi pengingat bahwa kebahagiaan tidak selalu datang dari sesuatu yang mahal. Terkadang, kepedulian kecil justru meninggalkan kesan mendalam di hati orang yang menerimanya.

    Salah seorang petugas parkir yang akrab disapa Ucok bersama Ny. Beru Tarigan menyampaikan kegembiraannya atas kegiatan Jumat Barokah yang rutin dilaksanakan Polsek Medan Baru.

    Mereka mengapresiasi perhatian yang diberikan kepada masyarakat, terutama para pekerja yang setiap hari berjuang mencari nafkah.

    Menghidupkan Kesadaran untuk Saling Berbagi

    Kegiatan ini membawa pesan bahwa berbagi bukan hanya tentang seberapa banyak yang diberikan, melainkan seberapa tulus seseorang ingin membantu sesamanya.

    [irp posts=”2380″ ]

    Tidak semua orang memiliki kemampuan untuk memberikan bantuan dalam jumlah besar. Namun, setiap orang memiliki kesempatan untuk berbuat baik sesuai kemampuan masing-masing, baik melalui makanan, tenaga, waktu, perhatian, maupun kepedulian sederhana.

    Di tengah kehidupan yang semakin sibuk, semangat berbagi perlu terus ditumbuhkan agar masyarakat tidak kehilangan rasa empati terhadap orang-orang di sekitarnya.

    Sebab, ketika seseorang mampu melihat kesulitan orang lain dan tergerak untuk membantu, di situlah nilai kemanusiaan benar-benar hidup.

    Jumat Barokah juga menjadi contoh bahwa kepedulian sosial dapat dilakukan oleh siapa saja, mulai dari lingkungan keluarga, tetangga, komunitas, organisasi, hingga institusi pelayanan publik.

    Kehadiran personel Polsek Medan Baru dalam kegiatan sosial tersebut menunjukkan bahwa kedekatan antara polisi dan masyarakat dapat dibangun melalui komunikasi, pelayanan, serta tindakan nyata yang memberikan manfaat.

    Sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, salah satu tugas pokok Polri adalah memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

    Melalui kegiatan Jumat Barokah, semangat pelayanan yang humanis diwujudkan dalam bentuk kepedulian sosial yang dapat dirasakan langsung oleh warga.

    Kepercayaan masyarakat tidak hanya dibangun melalui kata-kata, tetapi juga melalui sikap, ketulusan, dan konsistensi dalam menjalankan pengabdian.

    Jangan Tunggu Berlebih untuk Mulai Berbagi

    Kegiatan pembagian 200 bungkus nasi tersebut menjadi pengingat bahwa kebaikan tidak harus menunggu seseorang menjadi kaya atau memiliki kelebihan harta.

    Ketika memiliki rezeki lebih, sisihkan untuk membantu sesama. Ketika belum mampu memberi materi, hadirkan perhatian dan kepedulian. Sebab, bantuan yang diberikan dengan ikhlas dapat menjadi penguat bagi seseorang yang sedang menghadapi kesulitan.

    Bayangkan jika setiap orang bersedia melakukan satu kebaikan sederhana setiap hari. Ada lebih banyak orang yang terbantu, lebih banyak senyum yang tercipta, dan lebih banyak hati yang merasa dihargai.

    Semangat inilah yang patut dirawat bersama, agar kepedulian tidak hanya hadir pada hari Jumat, tetapi menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

    Pada akhirnya, nilai sebuah pengabdian bukan semata-mata diukur dari besarnya kegiatan yang dilakukan, melainkan dari manfaat yang dirasakan oleh masyarakat.

    Jumat Barokah mengajarkan bahwa sebungkus nasi mungkin sederhana bagi yang memberi, tetapi bisa sangat berarti bagi mereka yang menerima.

    Karena sesungguhnya, tangan yang memberi tidak akan kehilangan kemuliaannya, dan hati yang peduli akan selalu menemukan alasan untuk berbagi.

    “Kebaikan tidak harus menunggu kaya. Sebab, selama hati masih memiliki kepedulian, selalu ada jalan untuk berbagi dan menghadirkan kebahagiaan bagi sesama.” (Rafika)

  • Kapolres Binjai Buka Program POLIRAN, Dorong Pemuda Cari Kerja Halal dan Jauhi Narkoba serta Judol

    Kapolres Binjai Buka Program POLIRAN, Dorong Pemuda Cari Kerja Halal dan Jauhi Narkoba serta Judol

    Laporan Nusantara – Binjai //

    Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., membuka kegiatan POLIRAN (Polisi Peduli Pengangguran) melalui sosialisasi dan penyuluhan

    bagi pemuda pencari kerja di Aula Anindya Polres Binjai, Jalan Sultan Hasanuddin No. 1, Kamis (22/10/2026) pukul 10.00 WIB.

    Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Binjai mengajak para pemuda untuk tetap semangat mencari pekerjaan yang halal, memanfaatkan peluang pelatihan dan informasi lowongan kerja, serta tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba, judi online (judol), maupun pinjaman online (pinjol) yang dapat merugikan masa depan.

    Program POLIRAN ini dilaksanakan melalui kerja sama Polres Binjai dengan Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian Perdagangan (Disnaker Perindag) Kota Binjai sebagai bentuk kepedulian terhadap pemuda yang sedang mencari pekerjaan,” ucap AKBP Bimo Moernanda.

    [irp posts=”2723″ ]

    Kabid Tenaga Kerja Kota Binjai, M. Dermawan, S.E., turut memberikan sosialisasi mengenai langkah-langkah dan persyaratan yang perlu dipenuhi para pencari kerja. Ia juga menyampaikan informasi kanal resmi untuk mengakses layanan pelatihan dan ketenagakerjaan.

    Masyarakat dapat mengakses akun resmi Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Medan melalui linktr.ee/PVN_BBPVPMDN, serta layanan resmi Disnaker Perindag Kota Binjai melalui sibuser.binjaikota.go.id.,” terang pak Kabid

    Melalui program POLIRAN, Kapolres Binjai berharap para pemuda semakin mudah memperoleh informasi ketenagakerjaan, meningkatkan keterampilan, dan mempersiapkan diri memasuki dunia kerja secara positif.

    Polres Binjai berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendorong generasi muda agar produktif, mandiri, serta terhindar dari perilaku yang dapat merusak masa depan,” terang Kapolres Binjai. (Rafika)

  • Kapolres Binjai Gencarkan OSN, 12 Lokasi Diduga Sarang Narkoba Ditindak

    Kapolres Binjai Gencarkan OSN, 12 Lokasi Diduga Sarang Narkoba Ditindak

    Laporan Nusantara – Binjai // 

    Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., terus mendukung program prioritas Kapolri dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Melalui Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba), Polres Binjai bersinergi dengan Badan Narkotika Nasional Kota Binjai (BNNK) melaksanakan Operasi Sarang Narkoba (OSN) di 12 lokasi berbeda pada 9–21 Oktober 2026.

    Adapun 12 TKP yang dilakukan OSN yaitu, Kecamatan Binjai Utara 3 Lokasi, Kecamatan Selesai 3 Lokasi, Kecamatan Binjai Selatan 1 Lokasi, Kecamatan Sei Bingai 2 Lokasi, Kecamatan Binjai Kota 2 lokasi dan Binjai Timur 1 Lokasi.

    Kasat Resnarkoba Polres Binjai AKP Ismail Pane, S.H., M.H., menjelaskan bahwa operasi tersebut menyasar sejumlah barak atau gubuk yang diduga menjadi tempat penyalahgunaan dan peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Binjai serta beberapa lokasi di Kabupaten Langkat.

    [irp posts=”2690″ ]

    Dari 12 lokasi yang ditindak, petugas gabungan merobohkan dan membakar 10 gubuk. Petugas juga mengamankan satu orang laki-laki inisial *PS (48)* yang diduga sebagai pengedar dengan barang bukti, 14 paket narkotika jenis ganja dibalut kertas dengan berat Britto 123,3 Grr.dan dua orang yang diduga sebagai pengguna narkotika, beserta sejumlah barang bukti.

    Adapun barang bukti yang ditemukan meliputi 34 plastik klip transparan, 38 pipet skop, tujuh korek api, 18 alat hisap sabu atau bong, serta dua kaca pirek.

    “Operasi ini merupakan bentuk komitmen Polres Binjai bersama BNNK dalam menindak lokasi yang diduga menjadi tempat penyalahgunaan dan peredaran narkotika. Kegiatan akan terus dilakukan sebagai upaya menciptakan lingkungan yang aman dan melindungi masyarakat dari bahaya narkoba,” tegas AKP Ismail Pane.

    Kapolres Binjai menegaskan bahwa upaya pemberantasan narkoba membutuhkan kerja sama aparat penegak hukum dan partisipasi masyarakat. Informasi dari masyarakat sangat penting untuk membantu petugas menindaklanjuti dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika,” ujanya

    Polres Binjai mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan informasi terkait narkoba melalui saluran resmi kepolisian. Sinergi antara aparat dan masyarakat diharapkan dapat mempersempit ruang gerak peredaran narkoba serta mewujudkan lingkungan yang lebih aman, sehat, dan bebas narkoba,” terang AKBP Bimo Moernanda. (Rafika)