Laporan Nusantara – Tembung //
Kebersamaan bukan sekadar tentang berkumpul, melainkan tentang bagaimana sebuah pertemuan mampu mempererat persaudaraan, menumbuhkan rasa kekeluargaan, dan menghadirkan kerinduan untuk kembali bersama. Semangat inilah yang terasa dalam kegiatan kopdar kolaborasi Sunmori Karhel bersama delapan wilayah Sunmori yang berlangsung di Tito & Resto, Jalan Besar Tembung, Pasar 7, pada Minggu, 18 Oktober 2026.
Kegiatan ini menjadi momentum istimewa bagi para ketua wilayah dan anggota untuk saling bersilaturahmi, memperkuat komunikasi, serta membangun kekompakan dan keharmonisan antarsesama anggota. Lebih dari sekadar pertemuan komunitas, kopdar ini menjadi ruang untuk merawat persaudaraan yang telah terjalin agar semakin erat dan terus tumbuh dari waktu ke waktu.
Delapan wilayah Sunmori yang hadir dalam kegiaan tersebut, yakni Sunmori Karhel, Sunmori Tamora, Sunmori Binjai, Sunmori Tembung, Sunmori Asahan, Sunmori 3M1B, Sunmori Padang Bulan, serta Sunmori Johor Maimun Tuntungan.
[irp posts=”1899″ ]
Kehadiran perwakilan dari masing-masing wilayah menambah hangat suasana pertemuan. Canda, obrolan, dan semangat kebersamaan menjadi bagian dari momen yang mempertemukan banyak saudara dalam satu tujuan, yaitu menjaga silaturahmi dan membangun komunitas yang semakin solid.
Selain menjadi ajang mempererat hubungan kekeluargaan, kopdar kolaborasi ini juga membahas persiapan agenda liburan bersama delapan wilayah Sunmori ke Pantai Sinansal, Tongging, yang direncanakan berlangsung pada Minggu, 8 November 2026. Agenda liburan kolaborasi tersebut telah dibentuk sejak Juli 2026. Dengan mengusung semangat kebersamaan lintas wilayah, kegiatan ini menargetkan keikutsertaan sebanyak 300 peserta.
Target tersebut bukan hanya tentang jumlah anggota yang akan hadir, tetapi juga menjadi harapan untuk menghadirkan sebuah perjalanan penuh cerita, kebahagiaan, dan kenangan yang dapat dirasakan bersama. Melalui agenda ini, setiap wilayah diharapkan dapat saling mendukung, bekerja sama, dan mengambil bagian dalam menyukseskan kegiatan yang telah direncanakan.
Persiapan yang dibahas dalam kopdar menjadi salah satu langkah penting agar agenda liburan nantinya dapat berjalan dengan baik. Koordinasi dan komunikasi antarpengurus serta anggota diharapkan terus terjaga, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat dipersiapkan dengan semangat gotong royong dan rasa tanggung jawab bersama.
Ketua Sunmori Karhel, Reza Fauzan, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada seluruh wilayah yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan berkolaborasi dalam kegiatan tersebut. Ia berharap, pertemuan seperti ini tidak berhenti sebagai agenda sesaat, tetapi dapat terus dilaksanakan dan menjadi bagian dari perjalanan kebersamaan seluruh wilayah Sunmori.
“Terima kasih kepada seluruh wilayah yang telah hadir dan meluangkan waktu untuk berkolaborasi bersama Sunmori Karhel. Semoga kegiatan positif seperti ini dapat terus kita jalankan ke depannya dengan lebih baik, sehingga silaturahmi semakin erat, kekompakan semakin kuat, dan rasa kekeluargaan di antara kita tetap terjaga,” demikian pesan yang disampaikan Reza Fauzan.
Baginya, kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan seperti ini merupakan modal penting untuk menjaga hubungan baik antarkomunitas. Sebab, komunitas yang kuat bukan hanya terlihat ketika mengadakan kegiatan besar, tetapi juga dari kepedulian, komunikasi, dan kemauan setiap anggotanya untuk terus menjaga persaudaraan.
Kopdar kolaborasi delapan wilayah Sunmori ini menjadi pengingat bahwa perbedaan wilayah bukanlah batas untuk menjalin kedekatan. Justru melalui pertemuan, komunikasi, dan kegiatan bersama, hubungan yang awalnya terjalin antarkomunitas dapat berkembang menjadi ikatan kekeluargaan yang lebih hangat.
Harapannya, semangat kolaborasi ini terus terjaga, tidak hanya dalam agenda liburan ke Pantai Sinansal Tongging pada 8 November mendatang, tetapi juga dalam berbagai kegiatan positif lainnya di masa depan.
Sebab, pada akhirnya, yang membuat sebuah perjalanan terasa istimewa bukan hanya tempat yang dituju, melainkan siapa saja yang berjalan bersama. Tawa yang dibagikan, cerita yang dikenang, dan persaudaraan yang terus dirawat akan menjadi bagian dari kenangan yang selalu dirindukan.
Sunmori bukan sekadar tentang perjalanan di jalan raya, tetapi juga tentang perjalanan membangun persaudaraan. Sekali bertemu menjadi saudara, terus bersama dalam kebersamaan. Semoga kolaborasi delapan wilayah Sunmori semakin solid, semakin harmonis, dan sukses menyukseskan agenda liburan bersama dengan semangat kekeluargaan yang selalu terjaga. Salam satu aspal, salam silaturahmi, dan salam persaudaraan! (Rafika)









